Modul Ajar PJOK kelas 5 SD Pertemuan Ke 13

tradisional 1

 Modul Ajar PJOK kelas 5 SD Pertemuan Ke 13


tradisional%201


Penjasorkes.id-Berikut adalah Modul Ajar PJOK Kelas 5 SD – Pertemuan Ke-13, disusun berdasarkan prinsip Kurikulum Merdeka dan difokuskan pada penguatan keterampilan kebugaran jasmani melalui permainan dan aktivitas menyenangkan.


MODUL AJAR PJOK KELAS 5 SD – PERTEMUAN KE-13

Satuan Pendidikan: SD/MI
Mata Pelajaran: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Kelas / Fase: Kelas 5 / Fase B
Semester: Ganjil (1)
Pertemuan Ke: 13
Topik: Aktivitas Kebugaran Jasmani – Permainan Tradisional yang Mengembangkan Daya Tahan dan Kelincahan
Durasi Waktu: 2 x 35 menit (70 menit)


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Mengidentifikasi manfaat permainan tradisional terhadap daya tahan dan kelincahan tubuh.

  2. Mempraktikkan permainan tradisional yang memacu aktivitas fisik secara aktif dan menyenangkan.

  3. Menunjukkan sikap sportif, tanggung jawab, dan kerja sama dalam bermain.


B. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik menunjukkan keterampilan gerak dasar melalui aktivitas kebugaran jasmani dan permainan tradisional dengan semangat, percaya diri, dan penuh tanggung jawab.


C. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  • Peserta didik mampu mengikuti permainan tradisional yang menuntut daya tahan dan kelincahan.

  • Peserta didik menunjukkan keterlibatan aktif, antusiasme, dan sikap kooperatif.

D. Sarana dan Prasarana

  • Area lapangan sekolah atau halaman luas

  • Kapur / pita perekat (untuk menandai area)

  • Bola kecil, karet gelang, atau alat sederhana sesuai permainan

  • Peluit dan stopwatch

  • Musik (opsional)


E. Media Pembelajaran

  • Video/gambar permainan tradisional Indonesia (gobak sodor, bentengan, engklek)

  • Poster manfaat aktivitas jasmani tradisional

  • Lembar refleksi dan penilaian observasi


F. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pendahuluan (10 menit)

  • Guru menyapa dan menyiapkan kondisi siswa.

  • Pemanasan: jogging ringan, lompat ringan, peregangan dinamis.

  • Apersepsi: tanya jawab tentang permainan tradisional yang pernah dimainkan siswa.


Inti (50 menit)

  1. Penjelasan Materi (5 menit)

    • Guru menjelaskan tujuan bermain permainan tradisional: selain seru, juga melatih tubuh.

    • Menjelaskan aturan sederhana permainan Gobak Sodor (atau Bentengan) sesuai kondisi siswa dan lingkungan.

  2. Simulasi & Latihan (10 menit)

    • Siswa dibagi menjadi dua tim.

    • Guru memperagakan peran “penjaga” dan “penyerang”.

    • Siswa mencoba bergerak cepat dan lincah melewati garis pertahanan lawan.

  3. Pelaksanaan Permainan (30 menit)

    • Permainan dilakukan dalam beberapa babak, setiap babak 5–7 menit.

    • Setiap tim bergantian menjadi penjaga dan penyerang.

    • Guru mengamati kelincahan, daya tahan, kerja sama tim, dan sikap sportif siswa.

  4. Refleksi (5 menit)

    • Guru bertanya:

      • “Apa manfaat tubuhmu rasakan setelah bermain?”

      • “Bagaimana rasanya bekerja sama dalam tim?”


Penutup (10 menit)

  • Pendinginan: stretching otot kaki, tangan, dan pernapasan tenang.

  • Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kekompakan siswa.

  • Siswa menyimpulkan bahwa permainan tradisional juga bisa menjadi latihan kebugaran.

  • Doa dan salam penutup.


G. Asesmen Pembelajaran

Aspek Teknik Instrumen Keterangan
Pengetahuan Tanya jawab Lisan Pemahaman manfaat permainan tradisional bagi tubuh
Keterampilan Praktik Daftar cek Kecepatan, kelincahan, dan koordinasi saat bermain
Sikap Observasi Catatan guru Sportivitas, kerja sama, dan tanggung jawab


H. Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • Bergotong royong: Kerja sama dalam tim permainan.

  • Mandiri: Mampu menjalankan peran dalam permainan tanpa bergantung pada guru.

  • Bernalar kritis: Menentukan strategi menembus garis lawan atau menjaga wilayah.

  • Kreatif: Memodifikasi cara bermain agar lebih efektif.

  • Beriman dan bertakwa: Jujur, adil, dan tidak curang saat bermain.


I. Diferensiasi

  • Konten: Siswa bisa memilih antara Gobak Sodor atau permainan sejenis lain.

  • Proses: Siswa yang kesulitan diberi peran sebagai penjaga tetap.

  • Produk: Siswa membuat cerita singkat atau gambar tentang pengalaman bermain hari ini.

Catatan: Guru dapat memilih permainan tradisional lain sesuai dengan kondisi sekolah seperti: bentengan, galah asin, atau ular naga panjangnya.

 

Siap lanjut ke Pertemuan Ke-14, atau ingin seluruh modul dari Pertemuan 1–13 dalam format Word atau PDF? Saya siap bantu, tinggal beri instruksi saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *