Modul Ajar PJOK Kelas 5 SD Pertemuan Ke-2 merupakan perangkat pembelajaran yang dapat digunakan guru sebagai panduan dalam melaksanakan kegiatan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan secara terarah. Modul ini disusun untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, aman, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik kelas 5 Sekolah Dasar. Dengan menggunakan modul ajar yang terencana, guru dapat mengatur tahapan pembelajaran mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, hingga kegiatan penutup secara lebih sistematis. Peserta didik juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan gerak, kebugaran jasmani, kerja sama, disiplin, tanggung jawab, dan sikap sportif melalui berbagai aktivitas yang dilakukan selama pembelajaran.
Materi dalam Modul Ajar PJOK Kelas 5 SD Pertemuan Ke-2 dapat disesuaikan dengan tujuan pembelajaran, kondisi sekolah, ketersediaan sarana olahraga, serta kemampuan peserta didik. Guru dapat mengawali kegiatan dengan berdoa, memeriksa kehadiran, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan memberikan pertanyaan pemantik mengenai materi yang akan dipelajari. Setelah itu, peserta didik diarahkan untuk melakukan pemanasan agar tubuh lebih siap mengikuti aktivitas fisik. Pemanasan perlu dilakukan dengan benar karena dapat membantu meningkatkan suhu tubuh, melenturkan otot dan persendian, serta mengurangi risiko terjadinya cedera ketika peserta didik melakukan gerakan olahraga.
Pada kegiatan inti, guru dapat memberikan penjelasan dan contoh gerakan secara bertahap agar mudah dipahami oleh seluruh peserta didik. Setiap gerakan sebaiknya diperagakan dengan jelas, mulai dari posisi awal, tahapan pelaksanaan, hingga posisi akhir. Peserta didik kemudian diberikan kesempatan untuk mencoba gerakan secara individu, berpasangan, atau berkelompok. Guru perlu melakukan pengamatan selama kegiatan berlangsung untuk memastikan setiap peserta didik melakukan gerakan dengan aman dan sesuai petunjuk. Apabila terdapat peserta didik yang mengalami kesulitan, guru dapat memberikan pendampingan, contoh tambahan, atau menyederhanakan gerakan tanpa mengurangi tujuan utama pembelajaran.
Penggunaan Modul Ajar PJOK Kelas 5 SD Pertemuan Ke-2 juga membantu guru menciptakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam pembelajaran tersebut, peserta didik tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi terlibat langsung dalam kegiatan bergerak, mencoba, berdiskusi, bekerja sama, dan melakukan refleksi. Aktivitas pembelajaran dapat dikemas dalam bentuk permainan sederhana agar peserta didik lebih bersemangat. Permainan yang dipilih harus tetap memperhatikan keselamatan, luas tempat kegiatan, jumlah peserta didik, serta peralatan yang tersedia. Guru juga perlu memberikan aturan permainan yang jelas sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
Selain meningkatkan keterampilan fisik, pembelajaran PJOK memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui aktivitas kelompok, peserta didik belajar menghargai kemampuan teman, mematuhi peraturan, menerima hasil permainan, serta menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab. Guru dapat memberikan penguatan kepada peserta didik yang menunjukkan sikap disiplin, jujur, percaya diri, dan sportif. Peserta didik juga perlu diberi pemahaman bahwa tujuan kegiatan olahraga bukan hanya untuk menjadi pemenang, tetapi juga menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran, membangun kebersamaan, dan membiasakan pola hidup aktif.
Penilaian dalam Modul Ajar PJOK Kelas 5 SD Pertemuan Ke-2 dapat mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian sikap dilakukan melalui pengamatan terhadap kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan sportivitas peserta didik. Penilaian pengetahuan dapat dilakukan melalui pertanyaan lisan, tertulis, atau kegiatan refleksi mengenai materi yang telah dipelajari. Sementara itu, penilaian keterampilan dilakukan dengan mengamati kemampuan peserta didik ketika mempraktikkan gerakan. Guru dapat menggunakan lembar pengamatan atau rubrik penilaian agar hasil penilaian lebih terukur, objektif, dan mudah didokumentasikan.
Pada akhir pembelajaran, peserta didik diarahkan untuk melakukan kegiatan pendinginan guna membantu tubuh kembali ke kondisi normal setelah melakukan aktivitas fisik. Guru kemudian mengajak peserta didik menyampaikan pengalaman, kesulitan, dan hal-hal baru yang diperoleh selama pembelajaran. Refleksi ini penting untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam memperbaiki kegiatan berikutnya. Dengan memanfaatkan Modul Ajar PJOK Kelas 5 SD Pertemuan Ke-2, guru diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran yang lebih terstruktur, menarik, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
MODUL AJAR PJOK KELAS 5 SD – PERTEMUAN KE-2
Satuan Pendidikan: SD/MI
Mata Pelajaran: Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Kelas / Fase: Kelas 5 / Fase B
Semester: Ganjil (1)
Pertemuan Ke: 2
Topik: Aktivitas Kebugaran Jasmani – Kekuatan dan Kelenturan
Durasi Waktu: 2 x 35 menit (70 menit)
A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat:
- Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani untuk kekuatan dan kelenturan otot secara benar.
- Menjelaskan pentingnya kekuatan dan kelenturan otot bagi aktivitas sehari-hari.
- Menunjukkan sikap percaya diri, semangat, dan tanggung jawab saat berlatih.
B. Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu menunjukkan keterampilan dalam latihan kebugaran jasmani secara bertahap, serta menunjukkan sikap disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab terhadap kebugaran tubuh.
C. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
- Peserta didik mampu melakukan berbagai latihan kekuatan dan kelenturan tubuh dengan teknik yang benar.
- Peserta didik menunjukkan sikap bertanggung jawab dan peduli terhadap kesehatan fisik.
D. Sarana dan Prasarana
- Lapangan sekolah atau aula
- Matras / tikar
- Botol air / bola plastik kecil (untuk latihan angkat beban ringan)
- Stopwatch
E. Media Pembelajaran
- Gambar/video gerakan latihan kekuatan dan kelenturan
- Poster manfaat latihan fisik
- Lembar observasi aktivitas
F. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pendahuluan (10 menit)
- Guru menyapa siswa dan memotivasi untuk aktif bergerak.
- Pemanasan: peregangan otot tangan, kaki, dan punggung secara ringan.
- Apersepsi: Tanya jawab ringan tentang latihan pada pertemuan sebelumnya.
Inti (50 menit)
- Penjelasan Singkat
- Guru menjelaskan perbedaan kekuatan dan kelenturan.
- Manfaat melatih kedua aspek tersebut bagi tubuh.
- Latihan Kekuatan
- Push-up ringan (modifikasi)
- Sit-up untuk kekuatan perut
- Wall sit atau duduk bersandar di tembok
- Squat ringan
- Latihan Kelenturan
- Menyentuh jari kaki dalam posisi berdiri dan duduk
- Peregangan tangan ke atas dan ke samping
- Peregangan punggung dan leher
- Permainan Kelompok Mini
- Relay stretching: siswa bergiliran melakukan gerakan peregangan sambil berpindah tempat.
- Evaluasi teknik dan semangat siswa saat bergerak.
Penutup (10 menit)
- Pendinginan: peregangan otot secara perlahan dan pernapasan tenang.
- Refleksi bersama: “Apa yang paling sulit atau paling menyenangkan hari ini?”
- Umpan balik dan motivasi dari guru.
- Doa dan salam penutup.
G. Asesmen Pembelajaran
| Jenis Asesmen | Teknik | Instrumen | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Kognitif | Tanya jawab | Lisan | Pemahaman siswa tentang kekuatan dan kelenturan |
| Psikomotorik | Unjuk kerja | Daftar cek | Teknik siswa dalam melakukan latihan |
| Afektif | Observasi | Catatan guru | Semangat, tanggung jawab, dan kepercayaan diri siswa |
H. Penguatan Profil Pelajar Pancasila
- Mandiri: Siswa melakukan latihan tanpa bergantung pada orang lain.
- Bernalar kritis: Siswa memahami fungsi latihan kekuatan dan kelenturan.
- Bergotong royong: Latihan kelompok dan saling memberi semangat.
- Beriman dan bertakwa: Disiplin dan sopan dalam pembelajaran.
I. Diferensiasi
- Konten: Siswa cepat diberi tantangan tambahan (durasi latihan lebih lama).
- Proses: Bimbingan gerakan bagi siswa yang kurang lentur atau kuat.
- Produk: Siswa membuat catatan sederhana tentang gerakan favorit mereka.
Apakah Anda juga memerlukan versi Word / PDF atau ingin lanjut ke Pertemuan ke-3? Saya siap bantu!
Demikian informasi yang dapat kami bagikan. Semoga materi, modul ajar, perangkat pembelajaran, dan contoh soal yang tersedia dapat membantu guru dalam menyiapkan pembelajaran yang lebih terarah, efektif, dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Temukan berbagai informasi pendidikan, administrasi sekolah, perangkat ajar, serta referensi pembelajaran terbaru lainnya melalui Operator Sekolah Indonesia. Jangan lupa kunjungi secara berkala agar tidak melewatkan pembaruan materi pendidikan yang bermanfaat.












